{[['
']]}
Kegagalan skuad Arema Indonesia yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) saat lawatannya ke tanah Borneo tampaknya membuat Aremania kecewa. Kekalahan dari Barito Putra dan Persiba Balikpapan dengan skor sama 1-0 membuat banyak pihak kecewa, salah satunya Aremania. Ekpresi kekecewaan pendukung setia Arema ini ditumpahkan dalam sebuah spanduk di Jalan Letjen S Parman.Belum jelas siapa yang memasang spanduk tersebut namun jelas bahwa mulai ada pertanyaan tentang kualitas Rahmad Darmawan sebagai pembesut tim. Spanduk tersebut bertuliskan “RD Gak Layak di Arema?” terpampang jelas di pintu masuk kota Malang.
Spanduk ini merupakan kedua kalinya yang terpasang di tempat yang sama. Sebelumnya juga ada spanduk ekpresi kekecewaan saat Arema ISL gagal di ajang Piala Gubernur Jatim 2013.
Menanggapi hal tersebut, General Manager Arema ISL, Ruddy Widodo menganggap wajar jika ada spanduk itu karena merupakan wujud kecintaan suporter pada sebuah klubnya.
“Tapi yang jelas kita akan tetap melakukan evaluasi. Jangankan kalah, menang aja kita tetap evaluasi,” tandasnya saat dihubungi Ongisnade, Senin (28/01/2013).
Bahkan, pria yang juga pengusaha travel ini mengingatkan pada sosok almarhum Miroslav Janu yang pernah dicap gagal oleh Aremania saat pertama melatih Arema di musim 2008 yang lalu.
“Masih ingat kan dulu waktu Almarhum Miroslav Janu juga pernah dibegitukan di jembatan Embong Brantas?” ucapnya.
“Tapi bagaimana dengan sekarang setelah ditinggal Mijan? orang banyak merindukan dia,” imbuh Ruddy.
Karena itulah, Ruddy berharap dengan kekalahan kemarin, para pemain tak terlalu down mentalnya. “Tapi sebaliknya kalau menang pun selalu kita ingatkan jangan terlalu jumawa,” pungkasnya.